Penyebab Kulit Kering dan Pencegahannya

Kulit kering atau dalam bahasa medis disebut dengan xerosis bisa terjadi pada wanita maupun pria tanpa melihat usia, tetapi umur lansia biasanya lebih berisiko untuk mengalaminya. Xerosis ini bisa terjadi dalam waktu yang relatif singkat tetapi juga bisa terjadi dalam waktu yang lama.

Penyebab Kulit Kering dan Pencegahannya

Orang yang diam di tempat dingin dengan suhu kelembaban rendah biasanya banyak ditemukan orang mengidap Xerosis atau kulit kering. Tetapi hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan meminum air yang cukup setiap hari. Air minum sangat diperlukan oleh manusia untuk melembabkan kulit agar tetap sehat dan lembut.

Gejala Xerosis
Ada gejala yang timbul jika seseorang mengalami Xerosis diantaranya yaitu:

  • Kasar, kering serta bersisik terutama pada bagian tungkai dan lengan.
  • Berwarna keputihan, pucat dan kusam
  • Mengalami iritasi dan berwarna kemerahan
  • Mengelupas, pecah-pecah dan rentan untuk berdarah

Orang yang terkena Xerosis akan merasa gatal dan jika kulit sudah terlihat pecah-pecah kemudian digaruk akan menimbulkan infeksi dan akan semakin meluas.
Xerosis dapat diatasi dirumah sendiri, namun jika pengidap xerosis ini mengalami gejala seperti dibawah ini harus segera memeriksanya ke dokter.
  • Semakin memburuk meskipun sudah memakai produk perawatan kulit.
  • Mengeluarkan nanah atau cairan
  • Muncul ruam seperti cincin
  • Kulit mengelupas dan berukuran besar
Baca juga: 5 Cara Simpel Perawatan Kulit Berminyak di Rumah

Penyebab

Seseorang bisa mengidap Kulit kering atau Xerosis disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu:

  • Karena dehidrasi
  • Faktor gen atau keturunan
  • Menopause 
  • Gagal ginjal
  • Kurang gizi
  • Mengidap penyakit tiroid
  • Karena obat yang digunakan, seperti obat diuretik, retinoid, atau kemoterapi
  • Mengalami penurunan berat badan yang drastis
Selain penyebab diatas, xerosis juga dapat diakibatkan karena faktor eksternal atau lingkungan seperti:
  • Terpapar sinar matahari terlalu lama
  • Terlalu sering mandi dengan menggunaka air panas
  • Penggunaan sabun mandi tidak tepat yang mengandung bahan sintetis 
  • Menggaruk kulit terlalu kasar dan keras
Meskipun xerosis dapat terjadi pada segala usia baik wanita maupun pria tetapi orang yang berusia 40 tahun ke atas, hobi berenang dan memiliki pekerjaan di air, cenderung akan rentan mengalami penyakit ini.

Baca juga: Perawatan Kulit Pada Usia 30-an Agar Terlihat Tetap Awet Muda

Diagnosis

Xerosis dapat dikenali berdasarkan tanda-tanda yang muncul di kulit. Untuk mengetahui penyebab mengapa terkena xerosis, biasanya dokter akan bertanya secara detail mengenai gejala awal yang timbul, hal apa saja yang menyebabkan xerosis bisa membaik atau malah semakin parah, kebiasaan mandi, perawatan kulit apa yang dipakai, pola diet dan riwayat penyakit apa yang mungkin di derita pada pasien.

Selain itu juga dokter biasanya bertanya mengenai lingkungan sekitar penderita xerosis, karna faktor lingkungan juga dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit ini. Jika dicurigai ada kemungkinan terkena penyakit kulit lainnya, dokter akan mengambil tindakan biopsi kulit dengan cara mengambil sampel jaringan kulit dan kemudian dilihat menggunakan mikroskop.

Jika xerosis menimpa anak kecil, maka dokter akan memeriksa anggota keluarganya dan akan menanyakan bagaimana kondisi kulit pada saat anak itu lahir. Dokter akan memeriksa juga gigi, kuku dan rambut sang anak untuk dapat mengetahui penyebabnya.

Pengobatan 

Kulit kering atau bisa juga disebut xerosis sebenarnya bisa diobati dengan menggunakan pelembab. Pelembab dengan komposisi awal dari minyak biasanya lebih efektif dibandingkan dengan pelembab dari bahan dasar air. Carilah pelembab yang mengadung bahan dasar urea serta asam laktat.

Jika sudah melakukan perawatan dengan menggunakan pelembab tetapi tidak juga kunjung sembuh maka konsultasikanlah dengan dokter. Biasanya dokter akan memberi krim berbahan dasar kortikosteroid, seperti hydrocortisone. Obat lainnya yang biasa diberikan oleh dokter adalah krim yang dapat memberikan sistem imun kulit seperti tacrolimus atau pimecrolimus. Obat ini digunakan untuk mengatasi kemerahan serta meredakan gatal dan peradangan.

Pencegahan xerosis

Xerosis atau kulit kering sebenarnya bisa dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat dan perawatan kulit sederhana. Tujuannya yakni untuk menjaga kelembaban kulit. Selain itu, untuk mencegah terajadinya xerosis ada beberapa langkah diantaranya yaitu menggunakan pelembab. Untuk lebih jelasnya mengenai pencegahan xerosis bisa disimak berikut ini:

1. Gunakan tabir surya

Dengan menggunakan tabir surya saat beraktivitas diluar dapat melindungi dari efek negatif pancaran sinar matahari. Terlebih jika kamu sedang melakukan kegiatan pada saat cuaca terik.

2. Mengkonsumsi air mineral yang cukup

Dengan meminum air putih yang cukup, kulit tidak akan kekurangan cairan dan akan terhindar dari kulit yang kering.

3. Jangan mandi terlalu lama

Biasakan untuk tidak mandi terlalu lama terlebih jika mandi menggunkan air panas. Batasi waktu mandi kamu cukup sekitar 5 s.d 10 menit saja.

4. Gunakan pelembab kulit

Gunakan pelembab kulit yang tidak mengandung alkohol setelah mandi untuk menjaga kesehatan kulit. Selain pelembab kamu juga bisa juga menggunakan baby oil.

5. Memilih sabun yang sesuai

Untuk mencegah terjadinya xerosis, kamu bisa memilih sabun yang sesuai dengan kondisi kulit dan juga mengandung tambahan minyak di dalamnya.

6. Jangan menggaruk kulit berlebihan

Jika menggaruk kulit, usahakan untuk tidak menggarukanya secara berlebihan karena dapat menyebabkan kulit menjadi rusak, mengelupas, kemerahan bahkan tampak kusam.

7. Mengkonsumsi makanan yang mengandung Omega 3

Makanan yang mengandung omega 3 seperti ikan salmon dapat membantu melembabkan kulit.

8. Lindungi kulit jika berada di tempat bersuhu dingin

Jika kamu sedang berada di tempat yang dingin atau bersalju, usahakan untuk melindunginya dengan menggunakan pakaian yang terutup agar kulit tidak cepat kering.

9. Memasang pelembab ruangan

Ruangan dengan suhu yang panas dan kering bisa mengakibatkan kulit menjadi sensitif, gatal bahkan sampai mengelupas. Dengan adanya pelembab, kulit kamu akan tetap lembab meskipun berada di ruangan yang panas.

Terjadi komplikasi xerosis

Pada umumnya komplikasi xerosis jarang terjadi jika ditangani dengan benar. Barulah jika ada bakteri yang masuk ke dalam kulit pada saat xerosis komplikasi akan terjadi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel